Uncategorized

Seperti biasa, gw baru bangun tidur, nyokap lagi siap2 mau berangkat ke kantor. Sebelum masuk kamar mandi gw menghampiri beliau untuk salim. When I put her hand on my forehead, she said, “anak soleh.”
Me: anak soleh kenapa Ma?
Mom: anak soleh kan banyak rejeki Dek. Coba liat di tv selalu dibilang ‘rejeki anak soleh’ kan, bukan ‘rejeki anak bandel’.
Me: hmm…yaaa laluu…?
Mom: ya makanya Mama doain kamu jadi anak soleh, bukan anak banyak rejeki. Karena anak soleh pasti banyak rejeki. Jangan nunggu banyak rejeki dulu baru jadi anak soleh.
Me: …

Makasi doanya ya Ma.

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s