Uncategorized

Happy Tummy Happy Heart

Walaupun banyak yang bilang makan mie instant itu kurang sehat, still I have a huge love for this kind of instant noodle. Masaknya gampang, dan buat gw, mie instant itu kayak nugget atau sosis: you could never go wrong with this food. Dimasak polosan gitu aja enak, dikasi telor enak, ditambah sayur jadi rada sehat dikit, dikasi keju lazis, ditambah rawit ampundije ajiibb, apalagi DIBUATIN tinggal ngemplok wae wes wareg.

Sometimes ada kalanya *sometimes itu ya ada kalanya, gimana siy* *secara struktur kalimat ini nggak efektif* gw males makan, bukan nggak laper, cuma nggak selera aja ngeliat lauk yang udah disiapin susah payah sama pekerja rumah tangga gw, Mbak Imas. Not that I didn’t appreciate her, it’s just my taste buds rewel dan pengen sesuatu yang rasanya…familiar, gurih, mengenyangkan, hangat, dan bersahabat. Biasanya taste buds gw ini rewel menjelang periode menstruasi, maunya makan yang gurih-gurih ajaa.

Jadi gw melipir ke dapur, mengambil sebungkus mie instant, mengintip isi kulkas dan menemukan keberadaan telur serta keju, bisa lah ini bikin mie rebus telor keju. Tapi kayaknya bisa deh bikin yang agak dahsyat dikit, gimana kalo kita tambah susu? A HA! Bisa nih jadi mie rebus kuah susu. Nggak usah jauh-jauh nyari warung indomie khusus untuk menikmati makanan sederhana namun maha dahsyat ini (iye lebay emang).

Yuk mari saya bagi resepnya yaa..

Bahan:

1 bungkus mie instant (I used Indomie rasa ayam bawang karena di rumah adanya ini dan ini mie rebus yang paling bisa dikreasikan karena rasanya basic)

1 butir telur ayam mentah

1 gelas susu, better rasa full cream/vanilla supaya lebih gurih. Ini sekitar 200-250 ml atau 1 kotak susu instant yang untuk anak-anak

keju parut (as much as you need, biasanya gw sekitar 1-2 cm dari keju cheddar blok itu, berapa gram itu ya kira-kira aja lah ya)

rumput laut (kalau yang lembaran kecil biasanya gw 2 lembar biar banyak dan joss)

Cara memasak:

Masak mie intant seperti biasa. Direbus bukan dipanggang. Tuang bumbu mie instant ke mangkok. Setelah mie matang, tisriskan, tuang ke mangkok dan campur dengan bumbunya. Tuang susu ke panci, rebus hingga agak mendidih. Masukkan telur. Kecilkan api, aduk-aduk supaya telur agak pecah. Kalau mau kuning telurnya utuh, aduknya nanti aja setelah si kuning telur nampak mulai mengeras. Kalau susu nampak mendidih dan mau tumpah dari panci, aduk pelan-pelan sambil kecilkan api. Kalau bikin kuah susu ini biasanya gw nggak lama-lama, 2-3 menit cukup. Tuang kuah susu ke mie yang sudah dicampur bumbu tadi. Aduk, taburi keju dan rumput laut, aduk (atau tidak, sesuai selera).

Ini dia penampakannya:

I knoow, ini full carbo dan protein. Protein dari susu+keju+telur. Tapi yaudah lah ya I’m not on diet mode anyway. Indomie kuah susu. You could NEVER go wrong with this food.

Waktu masak kuah susu ini, gw menemukan bahwa telur jadi nggak lengket ke panci, mungkin karena sama-sama protein ya.Soalnya kalo masak kuah pakai air putih biasa, ada aja putih telur yang menempel ke pinggir panci (panci gw alumunium).

Buat yang suka pedas, dikasi rawit pun ini tetap enak. Gw siy nggak terlalu suka, jadi pakai bubuk cabe dari bumbu mie instant-nya aja udah cukup. Karena susu bisa menetralisir pedasnya cabe, saran gw kalau mau pakai cabe jumlahnya ditambah 1 atau 2 biar berasa.

Selamat makaan :9

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s